In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
Joomla! Slideshow
Home

Berikut ini kami sampaikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye para pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Tahun 2015.

Pasangan Calon Sugiri Sancoko dan Sukirno

Pasangan Calon H. Amin, SH dan Agus Widodo, SE, M.Si

Pasangan Calon   Prof. Dr. Misranto, SH, M. Hum dan Isnen Supriyono, S. Pd, M.MPd

Pasangan Calon Drs. H. Ipong Muchlissoni dan Drs. H. Soedjarno, MM

 

Turut memperingati dan meriahkan 70 Tahun Indonesia Merdeka, KPU Ponorogo Ikuti "Pawai Pembangunan" yang diadakan oleh pemkab Ponorogo, Jumat (28/8). Kegiatan ini sekaligus dimanfaatkan guna menyosialisasikan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo yang akan dilaksanakan pada Rabu Pahing, 9 Desember 2015 mendatang.

Untuk diketahui, tahapan Pemilihan saat ini telah sampai pada tahapan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS). DPS akan diumumkan di papan pengumuman Balai Desa/Kelurahan pada 10 September mendatang. DPS dapat juga dicek secara online melalui website data.kpu.go.id. Masyarakat diharapkan aktif berperan serta mengecek keterdaftaran. Serta melaporkan kepada petugas PPS di desa/kelurahan masing-masing jika belum terdaftar agar dapat dilakukan pendataan untuk Daftar Pemilih Tetap.

Selain itu, Bersamaan dengan tahapan Pemilihan yaitu jadwal tahapan Kampanye. Mulai 27 Agustus hingga 6 Desember, keempat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo 2015 dapat melakukan Kampanye baik dalam bentuk Rapat Umum Terbuka maupun terbatas. (Foto/berita; yy/yyn)

 

Pemutakhiran data pemilih untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Tahun 2015 telah sampai pada tahapan rekapitulasi Daftar pemilih Sementara (DPS) Tingkat Kabupaten. Sesuai jadwal, KPU Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil perbaikan oleh PPK untuk ditetapkan menjadi DPS oleh KPU pada Rabu (2/9) pukul 09.00 WIB. Dalam acara yang digelar di Hall Hotel Latiban ini, hadir seluruh Komisioner KPU Kabupaten Ponoroogo, Tim Kampanye dari keempat Pasangan Calon (Paslon), Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih), serta seluruh  anggota PPK se-Kabupaten Ponorogo.

DPS merupakan tahapan yang penting karena memuat daftar pemilih se-Kabupaten Ponorogo. Hal ini disampaikan Muh Ikhwanudin Alfianto, S. Ag Ketua KPU kabupaten Ponorogo dalam membuka acara. Ditambahkannya, Daftar Pemilih Sementara ini pada tahap pengumuman 10 September mendatang dapat diakses oleh seluruh masyarakat secara online, "Harapannya, masyarakat dapat turut aktif memastikan dirinya terdaftar melalui situs online data.kpu.go.id." Mantan komisioner Divisi Data ini berpesan agar para PPK juga aktif menyosialisasikan DPS kepada PPS dan masyarakat di wilayahnya.

Rapat Pleno Terbuka dimulai setelah tata tertib dibacakan oleh Muhammad Syaifulloh, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Data. Diantaranya bahwa Panwaslih dan Tim Kampanye/ Liaison Officer dari para Paslon dapat memberi masukan kepada KPU yang disertai data otentik yang mana KPU wajib menindaklanjuti rekomendasi tersebut. Berikutnya, PPK dari 21 kecamatan masing-masing bergantian membacakan rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) PPK.

Daftar pemilih terbanyak berasal dari PPK Ponorogo yaitu sebanyak 57.190 pemilih. Sedangkan Pudak yang hanya terdiri dari 6 desa paling sedikit daftar pemilihnya yaitu 7.370 pemilih. Setelah disepakati oleh para Tim Kampanye dan Panwaslih, dari rapat Pleno Terbuka ini disahkan DPS KPU Kabupaten Ponorogo umlah laki-laki sebanyak 377.003. Sedangkan jumlah perempuan sebanyak 392.571. Total Pemilih sebanyak 769.571. Daftar pemilih ini tersebar di 307 wilayah desa/kelurahan dan 1.721 TPS.

Syaifulloh menyampaikan proses pemutakhiran daftar pemilih masih panjang. KPU Kabupaten Ponorogo masih akan memproses daftar pemilih, menambahkan yang belum terdata, memperbaiki data yang telah ada, dan menyaring data-data yang tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih dengan bantuan PPK dan PPS. DPT akan ditetapkan pada 1 hingga 2 Oktober mendatang. Selanjutnya masih ada tahapan DPTb-1 dan DPTb-2.

DPS yang ditetapkan ini disusun dari hasil kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh para PPDP dengan menggunakan Model A-KWK dan Model AA-KWK untuk data pemilih baru. Berikutnya dua formulir tersebut digunakan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk menyusun DPHP. Kemudian terhadap seluruh hasil coklit dilakukan proses updating pada aplikasi Sistem Pemutakhiran Daftar Pemilih (SIDALIH) oleh PPK. PPS sendiri telah melaksanakan rekapitulasi DPHP pada tanggal 27 hingga 29 Agustus 2015. Sedangkan PPK melaksanakan rekapitulasi DPHP pada 30 hingga 31 Agustus 2015. (Foto/berita: dd/yy)

 
Link Terkait
Banner
<