In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
Joomla! Slideshow
Home

          

Manajemen arsip lembaga negara tidaklah dapat dipandang remeh pun dikerjakan secara sembarang.  Bahkan  R.J. Alfaro, Presiden Panama, (1937 ) menyatakan “Pemerintah tanpa Arsip ibarat tentara tanpa senjata, dokter tanpa obat, petani tanpa benih, tukang tanpa alat. Arsip Merupakan saksi bisu, tak terpisahkan, handal dan abadi, yang memberikan kesaksian terhadap keberhasilan, kegagalan, pertumbuhan dan kejayaan bangsa “.

Last Updated (Tuesday, 01 May 2012 05:39)

Read more...

 

“Siapakah atau apakah PPK, PPS?,  Apakah dasar pelarangan dari anggota militer untuk memilih?, Berapakah rentang waktu Pemilu?, Siapakah yang memilih anggota KPU?, “ demikianlah pertanyaan demi pertanyaan yang diutarakan beberapa siswa-siswi SMAN 1 Ponorogo dalam kunjungannya ke KPU Ponorogo Selasa, 20 Maret 2012.

Meriah suasana KPU Kabupaten Ponorogo siang itu. Benar, karena 24 siswa-siswi kelas XI SMAN 1 Ponorogo yang salah satu siswanya pernah menjuarai lomba karya tulis yang digelar KPU Kabupaten Ponorogo tahun 2011 lalu, datang berkunjung bersama Sang Guru, Hernu Suprapto, SH, M.Si.

Sebelum siswa-siswi melontarkan aneka pertanyaan kritis dalam sesi tanya jawab tersebut, terlebih dahulu mereka mendapat suguhan video debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati tahun 2010 serta dilanjutkan paparan  dari anggota KPU, Ikhwanudin Alfianto, S.Ag tentang organisasi KPU, keanggotaannya, hingga tugas dan fungsinya dalam penyelenggaraan pemilu di Indonesia, termasuk dalam konteks lokal tugas KPU Kabupaten Ponorogo di Ponorogo.

Selain itu, siswa-siswi tersebut juga diajak berinteraksi mengenai contoh nyata penentuan dapil, berbagai peraturan perundang-undangan yang mengikat kinerja KPU, sesuai dengan tujuan kedatangan mereka sebagaimana disampaikan Hernu, yakni untuk melakukan pembelajaran kontekstual pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

Kedatangan siswa-siswi ini tentunya istimewa bagi KPU sendiri, karena sejalan dengan program KPU RI yang menghimbau untuk mengadakan kelas-kelas pemilu terutama pada para pelajar sekolah yang merupakan calon pemilih pemula potensial. Anang Kurniawan, SE , anggota KPU lainnya berharap agar para siswa, melalui kunjungan ini dapat menjadi pemilih yang turut berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi di Indonesia yaitu dengan menjadi pemilih cerdas.

Last Updated (Tuesday, 01 May 2012 05:37)

 

Seiring dengan pelaksanaan program nasional sosialisasi pemilu dan pendidikan pemilih pemula, KPU Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat SMA Se-Kabupaten Ponorogo. Tema utama penulisan KTI tersebut yakni tentang kepemiluan, dengan judul bebas, begitu pula dengan jenis karyanya.

Selama 2 bulan rentang waktu pelaksanaan lomba KTI, didapatlah 3 pemenang lomba. Juara 1 berhasil dimenangkan oleh Elga Tiara Putra siswa SMAN 1 PONOROGO dengan karya tulis berjudul “Pesta Demokrasi di Sekolah sebagai Penanaman Sikap Pemilih Pemula sehingga Menghasilkan Pemilu Luber, Jurdil serta Anti Money Politik”.

Sedang juara kedua disabet Ma’Ruf Asbullah siswa MAN 2 PONOROGO. Juara kedua tersebut berhasil diperolehnya melalui artikel ilmiahnya yang berjudul “Pemilih Pemula di Indonesia”. Sementara juara ketiga diperoleh sebuah tim yang terdiri dari 2 siswi SMKN 1 PONOROGO, masing-masing Ani Sri Wahyuti & Dyah Fitriana dengan makalahnya yang berjudul “Mensukseskan Demokrasi di Ponorogo”.

Last Updated (Tuesday, 01 May 2012 05:40)

Read more...

 
Link Terkait
Banner
Banner
Banner
Poling
Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website KPU kab.Ponorogo