In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
Joomla! Slideshow
Home

Bukan, bukanlah sepasang pengantin jika dua remaja laki-laki dan perempuan duduk bersandingan dibawah tenda berhias di pelataran SMK PGRI II Ponorogo pagi itu. Mereka adalah Ahmad Dardiri dan Riska Yenhy, dua kandidat Ketua OSIS yang sedang bertarung dikancah Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Periode 2012 – 2013.

Itulah hari H pemungutan suara Pemilos SMK PGRI II Ponorogo, Kamis 22 Nopember 2012. Sebuah acara miniatur pemilu yang digagas KPU kabupaten Ponorogo bersama SMK PGRI II Ponorogo. Didahului dengan program kelas pemilu dan bimtek pemilos beberapa waktu sebelumnya, Pemilos SMK PGRI II Ponorogo akhirnya terselenggara.

Drs. Fatchul Aziz, MA Ketua KPU Kabupaten Ponorogo dalam sambutannya menyatakan rasa terimakasihnya pada SMK PGRI II yang telah bermitra dengan KPU Kabupaten Ponorogo dalam hal penyelenggaraan pemilos. “Luar bisa, SMK PGRI II Ponorogo adalah pioner, pelopor yang mengawali penyelenggaraan Pemilos di Ponorogo. Oleh sebab itu saya atas nama KPU Kabupaten Ponorogo menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas keberaniannya memulai pemilos ini,” ungkapnya.

Lebih jauh Pemilos dikatakan sebagai miniatur pemilu, karena diselenggarakan dengan prosedur dan personil serupa dengan pemilu. Dimana didalamnya terdapat 5 siswa Panitia Pemilihan OSIS (PPO), 2 TPS dengan masing-masing 7 KPPS, dan saksi-saksi. Selain itu, logistik yang dipersiapkan PPO Pemilos semenjak Sabtu, 17 Nopember 2012 lalu tersebut, serupa dengan pemilu. Mulai dari kotak bilik, kotak suara, alas dan alat coblos, difasilitasi oleh KPU Kabupaten Ponorogo. Sementara surat suara didesain dan dicetak oleh Tim PPO dengan pelipatan kertas yang memudahkan pencoblosan.

Pencoblosan dilakukan hingga pukul 13.00 WIB. Kemudian dilanjutkan proses penghitungan perolehan suara serta rekapitulasinya. Hasil akhir rekapitulasi menempatkan pasangan nomor urut 2 Riska Yenhy – Muhammad Riyan sebagai peraih suara terbanyak dengan komposisi suara 58, 80%. Sementara pasangan nomor urut 1 Ahmad Dardiri _ Ridho mendapat 41, 20% suara.

Secara lengkap, hasil pemilos nomor urut 1 mendapat 645 suara. Pasangan nomor urut 2 memperoleh 920 suara. Selain itu terdapat suara tidak sah sebanyak 228 suara dan golput atau tidak hadir ke TPS sebanyak 162 orang. Ketua OSIS terpilih ini akan menggantikan Nanang Astrianto Ketua OSIS periode 2011-2012 memimpin OSIS SMK PGRI II Ponorogo yang memiliki 48 kelas ini.(yy)

 

Sama-sama yang pertama. Begitu mungkin gambaran pas untuk Pemilos SMK PGRI II Ponorogo ini. Pemilihan Ketua OSIS sistem Pemilos, untuk pertama kalinya akan digelar SMK PGRI II Ponorogo Kamis 22 Nopember mendatang. Sedangkan bagi KPU Kabupaten Ponorogo, inilah pertama kalinya bimbingan teknis pemilos dilakukan. Sebuah kebetulan yang indah.

Dalam semangat dan antusiasme yang sama itulah, bimbingan teknis Pemilos SMK PGRI II diselenggarakan Selasa (20/11) pukul 14.00 hingga 15.30 WIB. Bimtek digelar di Ruang Aula SMK yang letaknya berseberangan dengan Kantor KPU Kabupaten Ponorogo di Jalan Soekarno Hatta Ponorogo. Ruang yang sama dengan ruang dimana kelas pemilu diselenggarakan dua minggu sebelumnya.

“Pemilos ini merupakan praktek langsung proses pemilu, mirip seperti proses pilpres, pileg, pencoblosan pemilu sebenarnya. Tujuannya selain sebagai follow up kelas pemilu, juga untuk penanaman sikap demokratis, dan profesionalisme rekrutmen calon pemimpin,“ ujar Muh Ikhwanudin Alfianto, Anggota KPU Divisi Teknis dan Data yang menjadi tutor bimtek.

Read more...

 

KPU Kabupaten Ponorogo, Rabu (7/11), untuk pertama kalinya menggelar Kelas Pemilu bagi pengurus OSIS SMK PGRI II Ponorogo. Hadir sebagai fasilitator dalam Kelas Pemilu tersebut Muh Ikhwanudin Alfianto, S.Ag anggota KPU Divisi Teknis dan Data dengan didampingi 2 staf sekretariat KPU. Kelas Pemilu yang bertempat di Aula SMK PGRI II Ponorogo ini diikuti oleh 27 pengurus OSIS dengan didampingi 4 orang guru pembina OSIS.

Acara berlangsung meriah dengan antusiasme peserta yang tinggi. Bahkan, acara yang diharapkan berlangsung 1,5 jam tersebut molor 30 menit untuk menyelesaikan 4 sesi yang direncanakan. Dengan mengadaptasi pola ajar ala BRIDGE (Building Resources in Democracy, Governance and Elections) dimana peserta diajak bermain peran, berdiskusi, praktek pemilihan umum dan sedikit teori.

Seakan tak mau ketinggalan, guru pembina OSIS pun turut aktif menyimak dan sesekali menyampaikan pendapat, turut berdiskusi bersama-sama para siswa peserta Kelas Pemilu. "Menurut saya kelas pemilu ini sangat penting dan berguna untuk membantu kami melakukan pemilos. Bimbingannya cukup menarik dan memberi kami pengalaman baru tentang pemilu," ujar Rudi Suryansyah, salah seorang peserta yang duduk di bangku kelas XII ini.

Kelas Pemilu bagi siswa SMK bagi KPU Kabupaten Ponorogo termasuk dalam kegiatan sosialisasi pemilih pemula dan penguatan peran serta masyarakat dalam demokrasi. Kelas Pemilu ini adalah salah satu model pendidikan dengan tujuan memperkenalkan pada peserta, arti penting pemilu, juga bagaimana memilih sosok pemimpin, serta mekanisme penyelenggaraan pemilu itu sendiri melalui simulasi pemilu. KPU Kabupaten Ponorogo juga menyampaikan terima kasih atas undangan SMK PGRI II dalam penyelenggaraan Kelas Pemilu bagi pengurus OSIS yang akan melaksanakan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) baru. (yy)

 
Link Terkait
Banner
Banner
Banner
Poling
Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website KPU kab.Ponorogo