In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
Joomla! Slideshow
Home

KPU Ponorogo telah memulai melaksanakan amanah tahapan Pemilu 2014 yakni verifikasi faktual terhadap 16 partai politik (parpol) yang lolos verifikasi administrasi. Verifikasi faktual dimulai sejak tanggal 30 Oktober 2012 lalu sampai dengan tanggal 24 November 2012 nanti.

Ke-16 parpol yang lolos verifikasi administrasi dan oleh KPU Pusat diputuskan untuk diverifikasi faktual tersebut adalah PDP, PKPI, Partai Demokrat, Partai Nasdem, PDIP, PKB, PBB, Partai Golkar, PKS, Partai Gerindra, PPP, PKBIB, PPRN, Partai Hanura, PAN dan PPN.

Verifikasi faktual atau disingkat vertual terhadap 16 parpol ini dilakukan oleh Tim Pokja Vertual yang dibentuk khusus. Di KPU Kabupaten Ponorogo dibentuk 5 tim, yang mana masing-masing dipimpin oleh anggota KPU. Setiap tim ini dibantu dari 6 atau tujuh staf sekretariat KPU.

Pelaksanaan verifikasi faktual dilakukan dengan berpedoman pada Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2012 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2012 dan Perubahan Kedua Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2012 Tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota.

Selain itu, juga berpedoman pada Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2012 yang diubah dengan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2012 Tentang Tahapan Program dan Jadual Penyelenggaran Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan  Perwakilan Rakyat Daerah Tahun 2014.

Vertual terhadap parpol ini terdiri dari dua hal, yakni verifikasi faktual terhadap kepengurusan  parpol tingkat kabupaten dan verifikasi faktual terhadap anggota parpol. Terhadap anggota parpol, tim KPU Kabupaten Ponorogo turun dari rumah ke rumah setiap sampling anggota parpol.

Selain itu, KPU kabupaten Ponorogo juga berkewajiban  memverifikasi langsung terkait keberadaan kepengurusan parpol di tingkat kabupaten. Verifikasi faktual terhadap pengurus parpol ini meliputi persentase keterwakilan perempuan, keberadaan domisili kantor dan keanggotaan pengurus parpol sesuai KTA (kartu tanda anggota).

Sementara itu, anggota 16 parpol yang diverifikasi faktual dipilih melalui metode sampling random dengan rumus excel. Sampling dipilih sebanyak 10% dari data 1.000 KTA atau 10% jumlah KTA dari 1/1000 jumlah penduduk. Samplingnya sendiri dilakukan serentak bersama KPU kota/kabupaten lain se-Jatim dengan supervisi KPU Prov Jatim. (yy)

 

“Itu foto siapa?” 

“SBY, Susilo Bambang Yudhoyono” 

“Siapakah SBY, Susilo Bambang Yudhoyono itu?”

”Presiden Indonesia”

“Kalo yang itu siapa?”

“Budiono”

“Siapa pak Budiono itu?

“Wakil Presiden”

Last Updated (Tuesday, 20 November 2012 05:41)

Read more...

 

Minggu, 28 Oktober 2012, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) telah menetapkan 16 parpol lolos verifikasi administrasi tahap II. Sementara 18 parpol lainnya dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi.

Ke-16 parpol tersebut antara lain Partai Nasdem, PDIP, PKB, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, PAN, Partai Golkar, PKS, Partai Gerindra, Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) dan Partai Persatuan Nasional (PPN).

Sementara itu, 18 parpol yang tidak bisa maju tahap verifikasi faktual yakni Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI), Partai Kongres, Partai Serikat Rakyat Independen (SRI), Partai Karya Republik (Pakar), Partai Nasional Republik (Nasrep), Partai Buruh, Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Republika Nusantara (Republikan), Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme, Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Partai Republik, Partai Kedaulatan, Partai Bhinneka Indonesia (PBI) dan Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBKI).

Dengan demikian, 16 parpol yang lolos verifikasi administrasi ini akan maju pada tahap verifikasi faktual sebagaimana yang diamanatkan Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2012 sebagaimana diubah dalam Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Tahapan, Program, dan Jadual Penyelenggaran Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tahun 2014.

Namun, dari 16 parpol yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi di KPU RI ini, hanya 13 diantaranya yang akan diverifikasi faktual di Kabupaten Ponorogo. Hal ini disebabkan, 3 parpol yaitu PDP, PPRN dan PKBIB tidak memenuhi syarat pemenuhan DNA dan KTA di Kabupaten Ponorogo. PDP dan PPRN bahkan tidak menyerahkan berkas dimaksud pada KPU kabupaten Ponorogo.

Verifikasi faktual merupakan pembuktian secara fisik kebenaran seluruh dokumen yang diserahkan partai politik. Diharapkan partai yang lolos verifikasi administrasi tahap II ini melakukan persiapan diri. Sebab masa perbaikan untuk verifikasi faktual hanya satu kali sebelum diputuskan oleh KPU. Begitu penjelasan dari Husni Kamil Malik, Ketua KPU.
 
Adapun jadual verifikasi faktual di KPU pusat sampai 21 November 2012, di KPU Provinsi Jatim sampai 28 Desember 2012 dan di KPU Kabupaten Ponorogo dilakukan sampai 20 Desember 2012. Dimana jadual ini meliputi masa perbaikan, verifikasi hasil perbaikan, penyusunan berita acara, dan penyampaian hasil verifikasi pada KPU provinsi.

Sedangkan penetapan parpol peserta pemilu akan dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2012 sampai 8 Januari 2013. Pengumuman partai politik peserta pemilu 9 sampai 11 Januari 2013.

Last Updated (Monday, 29 October 2012 01:59)

 
Link Terkait
Banner
Banner
Banner
Poling
Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website KPU kab.Ponorogo