In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
Joomla! Slideshow
Home

Sama-sama yang pertama. Begitu mungkin gambaran pas untuk Pemilos SMK PGRI II Ponorogo ini. Pemilihan Ketua OSIS sistem Pemilos, untuk pertama kalinya akan digelar SMK PGRI II Ponorogo Kamis 22 Nopember mendatang. Sedangkan bagi KPU Kabupaten Ponorogo, inilah pertama kalinya bimbingan teknis pemilos dilakukan. Sebuah kebetulan yang indah.

Dalam semangat dan antusiasme yang sama itulah, bimbingan teknis Pemilos SMK PGRI II diselenggarakan Selasa (20/11) pukul 14.00 hingga 15.30 WIB. Bimtek digelar di Ruang Aula SMK yang letaknya berseberangan dengan Kantor KPU Kabupaten Ponorogo di Jalan Soekarno Hatta Ponorogo. Ruang yang sama dengan ruang dimana kelas pemilu diselenggarakan dua minggu sebelumnya.

“Pemilos ini merupakan praktek langsung proses pemilu, mirip seperti proses pilpres, pileg, pencoblosan pemilu sebenarnya. Tujuannya selain sebagai follow up kelas pemilu, juga untuk penanaman sikap demokratis, dan profesionalisme rekrutmen calon pemimpin,“ ujar Muh Ikhwanudin Alfianto, Anggota KPU Divisi Teknis dan Data yang menjadi tutor bimtek.

Read more...

 

KPU Kabupaten Ponorogo, Rabu (7/11), untuk pertama kalinya menggelar Kelas Pemilu bagi pengurus OSIS SMK PGRI II Ponorogo. Hadir sebagai fasilitator dalam Kelas Pemilu tersebut Muh Ikhwanudin Alfianto, S.Ag anggota KPU Divisi Teknis dan Data dengan didampingi 2 staf sekretariat KPU. Kelas Pemilu yang bertempat di Aula SMK PGRI II Ponorogo ini diikuti oleh 27 pengurus OSIS dengan didampingi 4 orang guru pembina OSIS.

Acara berlangsung meriah dengan antusiasme peserta yang tinggi. Bahkan, acara yang diharapkan berlangsung 1,5 jam tersebut molor 30 menit untuk menyelesaikan 4 sesi yang direncanakan. Dengan mengadaptasi pola ajar ala BRIDGE (Building Resources in Democracy, Governance and Elections) dimana peserta diajak bermain peran, berdiskusi, praktek pemilihan umum dan sedikit teori.

Seakan tak mau ketinggalan, guru pembina OSIS pun turut aktif menyimak dan sesekali menyampaikan pendapat, turut berdiskusi bersama-sama para siswa peserta Kelas Pemilu. "Menurut saya kelas pemilu ini sangat penting dan berguna untuk membantu kami melakukan pemilos. Bimbingannya cukup menarik dan memberi kami pengalaman baru tentang pemilu," ujar Rudi Suryansyah, salah seorang peserta yang duduk di bangku kelas XII ini.

Kelas Pemilu bagi siswa SMK bagi KPU Kabupaten Ponorogo termasuk dalam kegiatan sosialisasi pemilih pemula dan penguatan peran serta masyarakat dalam demokrasi. Kelas Pemilu ini adalah salah satu model pendidikan dengan tujuan memperkenalkan pada peserta, arti penting pemilu, juga bagaimana memilih sosok pemimpin, serta mekanisme penyelenggaraan pemilu itu sendiri melalui simulasi pemilu. KPU Kabupaten Ponorogo juga menyampaikan terima kasih atas undangan SMK PGRI II dalam penyelenggaraan Kelas Pemilu bagi pengurus OSIS yang akan melaksanakan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) baru. (yy)

 

KPU Ponorogo telah memulai melaksanakan amanah tahapan Pemilu 2014 yakni verifikasi faktual terhadap 16 partai politik (parpol) yang lolos verifikasi administrasi. Verifikasi faktual dimulai sejak tanggal 30 Oktober 2012 lalu sampai dengan tanggal 24 November 2012 nanti.

Ke-16 parpol yang lolos verifikasi administrasi dan oleh KPU Pusat diputuskan untuk diverifikasi faktual tersebut adalah PDP, PKPI, Partai Demokrat, Partai Nasdem, PDIP, PKB, PBB, Partai Golkar, PKS, Partai Gerindra, PPP, PKBIB, PPRN, Partai Hanura, PAN dan PPN.

Verifikasi faktual atau disingkat vertual terhadap 16 parpol ini dilakukan oleh Tim Pokja Vertual yang dibentuk khusus. Di KPU Kabupaten Ponorogo dibentuk 5 tim, yang mana masing-masing dipimpin oleh anggota KPU. Setiap tim ini dibantu dari 6 atau tujuh staf sekretariat KPU.

Pelaksanaan verifikasi faktual dilakukan dengan berpedoman pada Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2012 sebagaimana diubah dengan Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2012 dan Perubahan Kedua Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2012 Tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota.

Selain itu, juga berpedoman pada Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2012 yang diubah dengan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2012 Tentang Tahapan Program dan Jadual Penyelenggaran Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan  Perwakilan Rakyat Daerah Tahun 2014.

Vertual terhadap parpol ini terdiri dari dua hal, yakni verifikasi faktual terhadap kepengurusan  parpol tingkat kabupaten dan verifikasi faktual terhadap anggota parpol. Terhadap anggota parpol, tim KPU Kabupaten Ponorogo turun dari rumah ke rumah setiap sampling anggota parpol.

Selain itu, KPU kabupaten Ponorogo juga berkewajiban  memverifikasi langsung terkait keberadaan kepengurusan parpol di tingkat kabupaten. Verifikasi faktual terhadap pengurus parpol ini meliputi persentase keterwakilan perempuan, keberadaan domisili kantor dan keanggotaan pengurus parpol sesuai KTA (kartu tanda anggota).

Sementara itu, anggota 16 parpol yang diverifikasi faktual dipilih melalui metode sampling random dengan rumus excel. Sampling dipilih sebanyak 10% dari data 1.000 KTA atau 10% jumlah KTA dari 1/1000 jumlah penduduk. Samplingnya sendiri dilakukan serentak bersama KPU kota/kabupaten lain se-Jatim dengan supervisi KPU Prov Jatim. (yy)

 
Link Terkait
Banner
Banner
Banner
Poling
Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website KPU kab.Ponorogo