HAK PILIH TENTUKAN HAJAT HIDUP WARGA NEGARA

Jelaskan: Arwan Hamidi Divisi teknis berikan pencerahan tentang arti penting Pemilu.

PONOROGO-www.kpu-ponorogokab.go.id-Siapapun calonnya dalam pemilihan tidak ada timbal baliknya terhadap pemilihnya. Hal ini diungkapkan aktivis mahasiswa saat acara sosialisasi di Kedai Revolusi di Keluarahan Nologaten (08/11/2018).
Pertanyaan itu langsung dijawab oleh narasumber Arwan Hamidi Divisi Teknis KPU Kabupaten Ponorogo yang menegaskan pemilihan umum itu penting karena menyangkut hajat hidup.”Tujuan pemilihan adalah untuk pergantian pemimpin secara damai dan aman serta mempunyai legitimasi”,paparnya.

Jika tidak menggunakan hak pilihnya lanjut dia, biasanya pergantian pemimpin menggunakan cara – cara lain yang tidak sesuai konstitusi.”Kehidupan damai yang saat ini kita rasakan tidak akan kita temui jika menggunakan pergantian pemimpin selain pemilihan”tegasnya.
Maka dari itu, arwan pun mengajak aktivis untuk menggunakan hak pilihnya pada 17 april 2019 nanti. Bila perlu ajak masyarakat dilingkungan sekitar anda untuk menggunakan hak pilihnya.”Aktivis adalah agen perubahan, saya yakin jika kalian mampu mendorong masyarakat untuk menggunkan hak pilihnya” tambahnya.
Kemudian, Bapak satu ini pun menjabarkan perihal syarat – syarat yang harus dipenuhi dalam menggunakan hak pilihnya yakni berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.”Berumur 17 tahun atau sudah menikah harus dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk elektronik”ujarnya.
Lalu bagaimana yang mempunyai KTP Elektronik tapi diluar Kabupaten Ponorogo tapi tetap bisa menggunakan hak pilihnya? Komisioner yang baru menjabat 3 bulan ini pun memberi jawaban yakni masih bisa dengan cara mengurus formulir A5 di PPS (Panitia Pemunggutan Suara) atau Ke KPU asal KTP si pemilih.

#Divisi SDM dan parmas KPU Kabupaten Ponorogo#

 

 

Mungkin Anda juga menyukai